Para Masalalu

Dear semua masalaluku, kalian harus tau bahwa cerita selalu memiliki akhir…

Dalam hidupku aku mengenal banyak sekali orang karena aku bersosialisasi setiap hari di dunia nyata maupun dunia maya. Saat usiaku 13 tahun, dimana aku muali memasuki masa Sekolah Menengah Pertama (SMP), aku mulai memasuki masa puberty. Saat itu untuk pertama kalinya diaryku berisi cerita tentang cowok. Sudah hampir 9 tahun lamanya aku bergelut dalam dunia percintaan walaupun ada saat-saat dimana aku merasa perlu mengistirahatkan hati. Selama itu, aku berada pada kondisi yang berbeda-beda.

Aku pernah berada pada kondisi dimana ketika aku menyukai seorang lelaki tapi aku malah diem aja dan gak melakukan apapun. terkesan malah menjauhinya karena aku tau bahwa hubungan yang lebih lanjut itu tidak akan pernah ada kecuali hanya menjadi seorang teman. Aku pernah berada pada kondisi sulit move on hingga aku kerap menipu perasaanku sendiri. Dirasa telah menyukai orang yang baru, tapi pikiran dan hati masih mengungkit yang lalu. Aku pernah berada pada kondisi telat suka. Selama berbulan-bulan aku menjalin hubungan brother-sister zone dengan seorang lelaki dan ketika dia pergi dari kehidupanku, aku baru sadar kalau aku suka sama dia. Sayangnya perasaan itu juga tidk pernah terungkapkan. Aku pernah berada pada kondisi “nyobain pacaran”. Saat kondisi ini, aku mengesampingkan perasaan. Yang penting merasa nyaman, aku setuju saja untuk berpacaran. Padahal kalau dipikir sekarang, rasa nyaman itu hampir aku rasakan pada setiap orang kecuali kalau orang itu bener-bener freak dan awkward. Aku pernah berada pada kondisi menerima perasaan seseorang hanya karena kasihan dan tidak tau bagaiamana cara menolaknya. Berujung pada ketidakharmonisan suatu hubungan karena perasaan satu sama lain yang gak sinkron (peace ._.v). Kondisi gebetan terus gak jadi? Banyak. Mungkin karena kurang cocok dan srek aja sih, dan bukan berarti php (pemberi harapan palsu) karena menurutku setiap orang berhak menentukan pilihan secara cepat maupun lambat.

Masalalu yang menurutku ceritanya paling drama itu waktu aku masuk umur 17 tahun dan aku menjalin hubungan dengan seorang cowok. Hubungan itu berjalan selama hampir 5 tahun. Berawal di bulan Maret tahun 2011 dan berakhir di bulan November tahun 2015. Hubungan yang gak sebentar dan diantara waktu itu, aku sempet menjalin Long Distance Relationship (LDR) selama 2 tahun. Komitmenku dengan dia haru sberakhir karena ada pihak ketiga diantara hubungan kita. Untuk setiap hubungan memang wajar kalau ada pihak ketiga. Masalahnya itu ada pada pasangan itu sendiri. Mau membukakan pintu untuk orang ketiga atau tidak. Aku kasih bocoran aja, kalau hubungan kita sudah memasuki tahap serius. Aku sih yang ngiranya gitu. Tapi ternyata dia masih belum bisa serius dengan aku walaupun telah menjalin hubungan selama itu. Tiga hari berturu-turut aku nangis dan kehilangan nafsu makan. Sakit dua mingguan sampai harus bed rest. Kuliah berantakan, pikiran dan hati juga. Patah hati yang menimbulkan dampak terparah selama 9 tahun terakhir. Untuk cerita bagaimana aku bisa move on, dan kembali ceria seperti sekarang ini, akan aku ceritakan di part lain yah :p

Benar kata banyak orang kalau sebelum kita dipertenemukan dengan yang tepat, kita kaan dipertemukan dengan orang-orang yang salah. Aku belajar banyak pelajaran dari kesalahan-kesalahanku yang telah lalu. Sehingga bagiku, masalalu adalah kumpulan banyak kesalahan dimana aku tidak boleh mengulanginya lagi di masa depan. Karena itu, aku memiliki prinsip bahwa aku tidak akan kembali kepada masa lalu. Yang telah melewatkanku atau yang telah aku lewatkan, yang telah meninggalkanku atau yang telah aku tinggalkan secara sengaja maupun tidak, semua itu tidak akan pernah menjadi takdirku di masa depan. Ketika aku membuka lembaran baru, yang aku inginkan adalah segala yang lebih baik dengan orang yang baru (yang aku harapkan menjadi orang yang tepat). Dan ketika kita memilih untuk mempercayai seseorang secara penuh, hanya ada dua kemungkinan: menjadi pelajaran hidup atau menjadi teman hidup.

With Love, aii.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s