Opini : Lingkaran Positif

Hallo manusia-manusia bahagia! (Hmm, yang gak bahagia, jangan lama-lama ngrasa gak bahagianya yaaa ^^)

Aku hari ini lagi pengen nulis tentang lingkaran positif. Apa itu lingkaran positif? (Sebenernya istilah ini aku sendiri sih yang bikin hehe) Lingkaran positif adalah kebiasaan-kebiasaan baik yang ada dalam diri kita dan berhubungan kehidupan kita di masa yang akan datang. Lingkaran positif ini adalah hasil pemikiran setelah mengalami banyak tekanan dalam hidup selama ini #tsah. Tujuan dari lingkaran positif ini adalah mengemas masa kini dengan baik agar menjadi masalalu yang rapi. Kan ada tuh pepatah bilang “Dan segala yang kini kau cemasi, tidak lain berasal dari masa lalu yang tidak selesai kau kemasi”, bener kan apa kata pepatah?

Setelah ini akan aku jelaskan apa saja step-step yang harus dilakukan agar dapat membentuk lingkaran positif menurut versiku ^^. Dan karena ini bentuknya lingkaran, jadi terserah mau mulai dari mana, nantinya juga bakal kembali ke titik awal kok. Yuk simak!

1. Berfikir Positif
Berfikir positif. Dua kata sederhana tapi nglakuinnya masih banyak orang yang kesusahan, termasuk aku. Tapi serius deh, jangan pernah menganggap remeh positive thinking. Rasanya pasti susah buat perpikir positif terutama jika kondisi kita sedang berada dalam masalah yang cukup kompleks, tertekan, dan pesimis terhadap apapun karena aku pernah merasakannya. Ketika dalam kondisi demikian, ketahuilah bahwa kita akan menjadi sesuai dengan apa yang kita pikirkan. So, kalau tidak ingin terus berada dalam kondisi yang terpuruk, bangunkan pikiran. Hal yang paling bisa dilakukan ketika bahkan badan gak bisa bangun, adalah membangunkan pikiran. Stop segala yang membuat pikiran menjadi jatuh.

2. Kata-kata itu doa
Berhubungan dengan berfikir positif, ketika pikiran telah mampu berfikir positif maka otomatis akan ada banyak kata-kata positif dalam kepala kita. Kata-kata positif itu keluarkan dalam bentuk kalimat dalam lisan, tulisan, maupun hanya dalam hati sebagai penyemangat agar badan ikut menjadi bersemangat kembali. Dimanapun hal ini bisa dilakukan. Segala yang telah terucap adalah doa. Doa adalah sarana berkomunikasi kita dengan Tuhan. So, biasakan berkata yang positif ya karena kita tidak pernah tau kapan Tuhan akan mengabulkan semua yang kia ucapkan.

3. Perbuatan Positif
Orang itu biasanya dilihat dari korelasi antara perkataan dan perbuatannya. Jika menginginkan agar suatu masalah dapat selesai, maka diam dan tidak memikirkan solusi bukanlah tindakan yang tepat. Jika punya tugas banyak, ya dikerjakan sampai selesai dan tepat waktu. Jika merasa bersalah, daripada dihantui rasa bersalah seumur hidup, maka meminta maaf itu akan manjadi lebih baik. Perbuatan positif lainnya yang pernah orang tuaku ajarkan adalah kemudahan memaafkan. Agar memaafkan terasa mudah, cobalah untuk memberi sedikit ruang pada rasa benci. Tidak merasa tinggi, dan tetaplah berpijak pada bumi. Tidak iri dengan rezeki orang lain karena rezeki setiap manusia telah diatur oleh Tuhan. Lalu, setelah itu cobalah untuk membahagiakan orang-orang disekitar, bagaimanapun caranya. Entah dengan menjadi sahabat yang  baik, menjadi anak yang berbakti, atau menjadi seseorang yang dapat meringankan masalah orang lain.

Susah? Memang. Karena itu perlu dibiasakan. Aku sendiri juga on the way membiasakan sih. Ya walau kadang masih suka gak bisa menerima kenyataan dan suka dendam sama orang yang telah menyakiti. Tapi sedikit demi sedikit lagi dicoba buat menghilangkan ^^

4. Menganggap Semua Adalah Rezeki
Ini adalah hmm step yang menurutku paling susah. Kenapa? Ya karena harus menganggap semua adalah bentukan dari rezeki. Bahkan disaat sedang terluka, kita harus tetap menganggap bahwa semua itu adalah rezeki. Nganggapnya gimana? Ya misalkan lagi sakit hati, ya coba kita menganggap, “Gak apa deh putus, kali aja kalau hubungannya lanjut, aku bakal lebih sakit hati lagi.” atau, “Gak apa deh kehilangan sejuta, kali aja kalau sejutanya masih ada, malah bakal foya-foya di diskotik. Nambah deh ntar dosanya.”

So? terhindar dari sakit hati, terhindar dari dosa, itu adalah rezeki ^^

5. Bersyukur
Gak usah ditanya ya masalah syukur. Itu sudah kewajiban setiap umat manusia untuk bersyukur kepada Sang Pemilik Alam Semesta. Kaitannya juga dengan menganggap semua adalah rezeki. Ketika kita dapat menganggap semua adalah rezeki, maka kita akan senantiasa bersyukur. Jangan lupa juga, untuk selalu melihat keatas. Lihat cobaan dan apa yang Tuhan telah ambil dari orang disekitar kita, tapi tidak diambil dari kita. Permisalan paling mudah adalah kesehatan, waktu yang bermanfaat, hati yang damai, dan masih banyak lagi.

6. Bahagia
Bahagia itu pilihan, kata kebanyakan orang. Tapi itu lebih baik daripada terus memilih sedih dan terpuruk. Kalau ditanya bagaimana bisa aku memilih bahagia, hmm gampang. Yaitu, dengan sok bahagia hahaha. Lagi sakit hati, tetep aja senyam-senyum. Lagi galau, tetep aja sapa orang sana sini biar kelihatan ceria. Tapi selama ini itu telah aku lakukan dan berhasil memperbaiki mood (walaupun kadang kalau udah malem… dikamar sendirian… akhirnya keinget lagi dan nangis… gak masalah. Palingan habis itu juga ngantuk terus tidur hehe). Lakukan apa saja yang membuat diri kita bahagia. Makan coklat, es krim, pergi kuliner, naik gunung, ke pantai, olahraga, meditasi, dan… terserah. Asal, gak merugikan orang lain ^^

Dan bahagia otomatis akan membawa kita pada pikiran yang positif. Dan lingkaran  itu akan terus berlanjut. Kalau mampu dilakukan dalam waktu yang cukup lama, lingkaran positif ini akan menjadi kebiasaan yang baik untuk keberlangsungan hidup. Lakukan saja dan Tuhan akan membentukmu dan takdirmu dengan tanganNya sendiri.

Live a life!
Bighug, Aulia Ika Ikraami

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s