Lima Tahun Part 20 : Tama Disini

Asiiiiiik! Hubunganku dengan Tama lagi banyak senengnya nih. Kita udah jarang tengkar karena masalah besar. Palingan juga aku yang ngambek-ngambek dikit hehehe. Ya gapapa sih kan cewek kayak gitu sudah biasa ><

Dua bulan Tama di Malang. Aku menghabiskan banyak waktu bersama dengan dia. Ditambah lagi setelah lebaran, temen-temen IPA1 ngadain jalan-jalan bareng ke Sempu. Aku dulu pengen banget kesana, akhirnya keturutan. Temen-temen IPA1 ini emang solidnya udah gak bisa ditakar lagi. Walaupun di dalamnya banyak konflik, tapi kami selalu seneng-seneng aja waktu ketemu. IPA1 adalah memory yang paling kental yang membuat masa SMA ku menjadi super menyenangkan. Kami sudah seperti keluarga yang rutin hampir setiap tahun jalan-jalan. Mulai dari Pantai Balekambang, Pantai Goa Cina, Gunung Bromo, Jogjakarta-Bandung-Jakarta (waktu itu emang lagi ada event jalan-jalan sama sekolah sih hehe), sampai Pulau Sempu. Selain jalan-jalan jauh, kami selalu meluangkan waktu buat ngadain syukuran disalah satu rumah temen, sekedar main, ikut event di Kota Malang seperti Malang Tempoe Doeloe, dan masih banyak lagi bentuk dari kebersamaan kami. Jangan tanya berapa GB total dari keselurahan fotoku dengan IPA1.

Tama sudah banyak berubah dari sejak tahun-tahun pertama hubungan kami. Aku semakin sayang sama Tama. Kini, dia lebih menjadikan aku prioritasnya, dia lebih sering membuatku tersenyum dan tertawa daripada bersedih, dia mau bekerja keras dibandingkan dulu yang hidupnya cuma leha-leha saja, dia lebih setia daripada dulu karena aku sudah jarang cemburu dengan chat-chat dia sama cewek-cewek, dan dia sekarang sudah bisa tersenyum waktu di foto. Dulunya, mana pernah dia tersenyum di foto, bahkan ketika itu adalah foto bersamaku. Tama mulai menjadi lelaki, bukan lagi cowok.

Juli, Agustus, September, Oktober, dan November berlalu dengan cepat. Selamat kembali ke musim hujan! Musim yang selalu aku tunggu. Bonusnya untuk kali ini, Tama pulang ke Malang. Dia akan menetap di Malang seterusnya. Setelah 2 tahun kami LDR, sekarang status itu resmi terhapus dari hubungan kami. Yeay! Kami berhasil melalui long distance relationship dengan jalan yang berliku-liku. Aku bangga dengan hubungan kami karena kami telah mampu bertahan sejauh ini.

Tama memutuskan untuk fokus bekerja dan mengisi sedikit waktu dengan kuliah. Tentu dia tidak kuliah empat tahun sepertiku. Sebelumnya dia sudah aku tawarkan untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri agar bisa satu kampus denganku, tapi Tama tidak mau. Dia memutuskan untuk memilih kuliah yang hanya satu tahun saja. Dia lebih memprioritaskan hidupnya untuk bekerja sebagai fotografer. Selain menjadi fotografer, Tama mencoba untuk membuka cafe di Kota Malang. Aku berharap semua kegiatan yang Tama lakukan adalah awal yang baik untuknya dan tentunya, untuk hubungan kami.

Kami saling sibuk dengan urusan kami masing-masing. Hingga tidak terasa sudah memasuki bulan Februari tahun 2015. Selama liburan 3 minggu liburan, aku menyempatkan diri untuk main sama temen-temen IPA1 (tentu saja Tama ikut). Kami pergi ke Pantai Lenggoksono. Untuk perjalanan kali ini, hanya separoh kelas yang bisa ikut. Kami menggunakan dua mobil untuk menempuh perjalanan dari Kota Malang menuju Pantai Lenggoksono. Sesampainya disana, kami naik perahu mesin menuju ke Pantai Bolu-Bolu. Di Pantai Bolu-Bolu, kami berfoto-foto ria, bermain, dan berbahagia. Betapa rindunya aku dengan pantai! Setelah beberapa jam main ke Pantai Bolu-Bolu, perahu kami menjemput kami untuk menuju ke destinasi selanjutnya, yaitu ke Kletha’an (aku gak tau sih spellingnya kayak gimana ._.v). Disana kami snorkliiiiiing! Yuhuuuu! Aku melihat keindahan bawah laut yang bagus banget. Terumbu karangnya masih bagus banget. Aku siap untuk menghitam demi pemandangan bawah laut sebagus ini. Berenang di laut sungguh menyenangkan. Ombaknya gak besar, malah air lautnya terkesan tenang. Tidak masalah kalau aku asik berenang dengan terumbu karang dan ikan-ikan yang mungil.

Setelah puas snorkling, kami melanjutkan destinasi ke Pantai Banyu Anjlok. Disana terdapat air terjun yang rasanya tawar. Pantainya bersih banget, mungkin karena belum terjamah oleh banyak orang. Kami menghabiskan waktu bermain di Pantai hingga pukul 4 sore. Setelah puas, kami pun kembali ke Pantai Lenggoksono menggunakan perahu. Sepanjangan perjalanan pulang, aku diem diatas perahu yang terus melaju sambil menikmati matahari yang mulai tenggelam. Sunset! Sunset! Sunset! Melihat sunset di tengah laut lepas adalah hal menakjubkan yang ingin aku ulangi.

Setelah sampai di Pantai Lenggoksono, kami bersih-bersih diri dan setelah itu kami bersama-sama menikmati sunset sebelum akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke Malang. Liburan yang cukup membuatku merasa reborn #tsah!

Tidak terasa sudah memasuki bulan Maret. Itu artinya hubunganku dengan Tama sudah berjalan 4 tahun. Kami merayakannya dengan bertukar kado dan makan malam romantis di sebuah tempat makan di Kota Batu. Kami sekali lagi mengabadikan semuanya dalam foto. Belakangan ini, hubungan kami, sangat bahagia! Kegalauanku cuma masalah kuliah, dan itu bisa teratasi.

Aku sudah memasuki semester enam dan sudah mengundurkan diri dari segala bentuk aktifitas non akademik kampus. Kegiatanku saat ini hanya kuliah dan kencan dengan Tama. Kami sering menghabiskan waktu bersama. Entah hanya sekedar makan siang, nonton, sampai pergi ke tempat-tempat baru di kota Malang. Semuanya berlalu menyenangkan tanpa konflik.

Bersambung…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s