Kepada : Re

Dear Re.

Apakah sudah kamu hitung berapa jarak kita? Aku sudah menghitungnya. Jaraknya sejengkal rindu. Apa kabar dirimu dan hatimu? Semoga selalu terjaga. Re, ceritakan sedikit kepadaku bagaimana kehidupanmu disana? Apakah kamu menemukan sesuatu yang asyik? Seperti pertemuan dengan Bapak Presiden misalnya, atau mungkin kamu sempat bercakap dengan salah satu reporter stasiun televisi swasta tentang maraknya kejahatan yang terjadi. Atau jangan-jangan ragamu terperangkap di depan komputer? Mungkin jika aku ada disana sudah aku seret kamu untuk menikmati senja bersamaku di atas salah satu gedung tinggi.

Re, apa ada cerita hantu juga yang kamu alami? Cerita hantu selalu lucu untuk diceritakan walaupun aku tidak akan seberani itu untuk menatap hantu secara langsung. Kamu bisa ceritakan apa saja kepadaku, Re. Termasuk segala sesuatu yang tidak penting sekalipun. Aku akan mendengarkan semuanya dengan senang hati. Bahkan jika kamu menceritakan tentang ibu-ibu yang bau minyak angin dan membuat kamu mual di dalam bis, aku dengarkan dengan senang hati. Apa kamu bertemu dengan dia lagi di bis pagi ini, Re? Sial sekali kalau kamu sampai bertemu dengan dia lagi dan dia menggunakan minyak angin yang sama.

Re, jika nanti kita bertemu jangan lupa untuk membawakan cokelat untukku ya. Cadburry. Aku suka cokelat itu. Sebenarnya aku suka semua jenis cokelat, hanya saja aku sedang ingin yang mereknya itu. Jangan lupa nanti saat memberikannya kepadaku, lakukan dengan caramu. Jangan gunakan cara orang lain. Dan karena kamu tidak suka cokelat jadi nanti aku tidak akan membaginya denganmu. 

Ngomong-ngomong, apa kabar teman-temanmu disana? Apa ada yang menyebalkan? Tenang saja Re, saat teman-temanmu menyebalkan, masih ada aku yang sama sekali tidak menyebalkan. Hahaha.

Jika kamu sering kali pulang larut malam, jangan lupa untuk kembali kepada dirimu sendiri, Re. Jangan biarkan kesibukanmu membuatmu melupakan siapa sebenarnya kamu. Jangan biarkan kesibukanmu membuat kamu melupakan bahwa kembali kepada diri sendiri adalah hal paling menenangkan dan menyenangkan. Ya, mungkin karena itu yang sering aku lakukan disini setiap kali aku terlalu lelah terhadap segalanya. Jangan sesekali meminum obat anti depresan, amfetamin, dan semacamnya. Masih ada banyak cara untuk menghilangkan stress setiap kali kamu merasakannya. Misalnya dengan membuat surat juga untuk aku. Jaga kesehatanmu, Re. Jangan sesekali mencoba untuk sakit saat aku tidak dekat denganmu.

Cukup suratku untuk saat ini, Re. Nanti jika aku ada waktu luang, aku akan menuliskannya lagi untukmu.

~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s