Review : Nice Girls Don’t Get the Corner Office (101 Kesalahan Perempuan yang Menghambat Karier Mereka) by Lois P. Frankel, Ph.D

Review : Nice Girls Don’t Get the Corner Office (101 Kesalahan Perempuan yang Menghambat Karier Mereka)
By : Lois P. Frankel, Ph.D

Buku ini merupakan rangkaian 25 tahun pengalaman penulis sebagai pembimbing, pelatih, professional di bidang sumber daya manusia, dan psikoterapis. Dalam bukunya, penulis mengambil tema yang mengangkat masalah kesalahan-kesalahan wanita yang dapat menghambat karier mereka. Jika membaca keseluruhan buku ini, saya melihat kesalahan tersebut bukan hanya banyak dilakukan oleh wanita dalam berkarier, tetapi juga pria.

Pelajaran pertama yang saya pelajari disini adalah bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Eleanor Roosevelt mengatakan, “Tidak seorangpun dapat membuat Anda merasa inferior tanpa persetujuan Anda.” Kalimat tersebut menunjukkan bahwa setiap orang, pria maupun wanita, untuk memiliki kuasa atas dirinya sendiri. Namun seringkali kuasa tersebut dilupakan hanya karena judgement dari orang lain. Selain faktor eksternal, ada juga faktor internal dari diri Anda sendiri. Seperti yang telah dituliskan dalam buku ini, faktor penghalang wanita dalam melesatkan kariernya adalah berperilaku seperti gadis. Ketika seorang wanita berperilaku seperti seorang gadis, umur mereka akan bertambah tapi tidak untuk mental mereka. Seorang gadis merasa tidak perlu memikul tanggungjawab atas masa depannya, tidak diharapkan untuk bisa melawan atau menjaga dirinya sendiri, pilihannya dibatasi oleh harapan dengan jangkauan sempit. Siapa yang tidak mau menjadi seorang gadis? Orang suka anak gadis. Laki-laki selalu mau melindunginya. Manyenangkan atau manis, tinggi atau berkulit cokelat, anak gadis tidak pernah meminta terlalu banyak. Orang senang berada di dekatnya dan dia menyenangkan untuk dijadikan teman, mirip seperti binatang peliharaan. Menjadi seorang gadis lebih mudah daripada menjadi seorang wanita, tapi inilah faktor penghalangnya.

Menurut buku ini, hanya ada satu masalah. Kalau kita menjalani hidup sebatas harapan orang lain, maka kita akan menjalani hidup yang terbatas. Dan yang dimaksud dengan menjalani hidup seperti seorang gadis dan bukan wanita adalah kita memilih perilaku yang sesuai dengan yang diharapkan orang dari diri kita, bukan dengan cara yang membawa kita pada pemenuhan dan perwujudan diri. Alih-alih hidup dengan kesadaran penuh, kita malah akan hidup secara reaktif. Walaupun secara fisik tampak dewasa, secara emosional kita tidak pernah bertumbuh. Dan meskipun untuk sementara waktu norma ini meringankan kita dari dilema kehidupan dunia nyata, tetap saja kita kehilangan momentum untuk sepenuhnya memegang kendali nasib kita.

Buku ini benar-benar memfasilitasi setiap wanita untuk menjadi professional dan memahami sikap-sikap seorang gadis yang dapat menghambat dalam pencapaian karier yang potensial. Kesempatan-kesempatan promosi dan penunjukan bagi keberlangsungan karier yang terlewatkan terjadi karena perasaan enggan membuktikan kemampuan, segan berbicara dalam rapat, dan bekerja sangat keras sehingga lupa membangun hubungan yang diperlukan untuk sukses jangka panjang. Jika Anda merasa masih memiliki sikap seorang gadis, baca Apa yang Harus Dilakukan Seorang Gadis untuk Menjadi Perempuan Dewasa?

Oleh karena itu, mengubah kebiasaan menjadi hal yang sangat penting agar tidak berperilaku seperti seorang gadis lagi, yaitu dengan mengerti asal-usul dan tujuan Anda. Ada sebuah perangkap lain ketika kita berusaha mendobrak kebiasaan dan mencoba memainkan peran yang lebih dewasa dengan cara-cara aktualisasi diri, yaitu sering kali kita terbentur dengan peolakan keras dan atau tidak terlalu keras. Komentar-komentar seperti “Kamu manis deh kalau lagi marah”, “Ada apa? Lagi bercanda, ya?” atau “Kenapa kamu tidak puas dengan apa yang kamu peroleh?” merupakan kalimat-kalimat yang dirancang untuk membuat kita tetap berperan sebagai seorang gadis.

Menurut buku ini, ketika orang lain mempertanyakan kefeminiman atau validitas perasaan kita, reaksi khas kita akan mundur dan bukannya melakukan gebrakan balik. Kita mempertanyakan kebenaran pengalaman kita sendiri. Dalam hal pertarungan, biasanya kita lari dan menghindar. Dan setiap kali itu terjadi, kita bersembunyi di balik cadar gadis kecil dan memeprtanyakan arti hidup kita. Dengan cara ini, kita berkonspirasi dengan yang lain untuk tetap menjadi seorang gadis dan bukan wanita dewasa. Disinilah kita mulai menerima tanggung jawab atas tidak terpenuhinya kebutuhan kita sendiri atau tidak pernah mencapai potensi sepenuhnya. Eleanor benar atas pernyataannya di atas. Maka, berhentilah memberi persetujuan. Berhentilah berkonspirasi. Jangan seperti gadis kecil!

Dalam buku ini terdapat pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab dengan jujur sebagai sarana evaluasi diri. Evaluasi diri dan interprestasinya dapat Anda coba disini Evaluasi Diri. Saya telah mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Dan hasil skor yang saya dapatkan dari menjawab pertanyaan-pertanyaan itu adalah:
– Memainkan Pertandingan : 17 poin
– Bertindak : 16 poin
– Berpikir : 15 poin
– Memberi Merk & Memasarkan Diri : 18 poin
– Tampil (Terlihat) : 16 poin
– Berbicara : 17 poin
– Merespon : 15 poin
– Total skor : 114 poin

Dengan hasil yang demikian (gapapa kan promosi skor sendiri :p), menurut interprestasi skor yang ada di buku, bisa dilihat bahwa dua skor tertinggi merupakan area tempat saya merasa paling nyaman mengambil tindakan yang menolong saya meraih sukses dengan perilaku yang positif, percaya diri, dan kompeten. Maka perilaku ini akan terus berusaha saya sandang walaupun mungkin banyak orang yang menginginkan saya untuk menguranginya. Sedangkan dua skor terendah merupakan tempat saya mengalami kesulitan tersebesar untuk melepaskan diri dari ciri-ciri perilaku feminin.

Dibawah ini terdapat tujuh poin yang menjadi pembahasan diatas beserta kesalahan yang selalu dilakukan. Untuk penjabaran kesalahan dan solusi, kalian bisa membacanya di buku ini dengan mencari buku ini di toko buku atau perpustakaan.

1. Bagaimana Anda Memainkan Pertandingan
• Kesalahan 1 : Menganggapnya Bukan Sebuah Pertandingan
• Kesalahan 2 : Bermain Dengan Aman dan Dalam Arena Pertandingan
• Kesalahan 3 : Bekerja Keras
• Kesalahan 4 : Melakukan Pekerjaan Orang Lain
• Kesalahan 5 : Bekerja Tanpa Istirahat
• Kesalahan 6 : Bertindak Naif
• Kesalahan 7 : Menghemat Uang Perusahaan
• Kesalahan 8 : Menunggu Diberi Apa yang Anda Inginkan
• Kesalahan 9 : Menghindari Politik Perusahaan
• Kesalahan 10 : Mengikuti Hati Nurani
• Kesalahan 11 : Melindungi Orang-Orang yang Menyebalkan
• Kesalahan 12 : Menahan Lidah Anda
• Kesalahan 13 : Gagal Memanfaatkan Hubungan
• Kesalahan 14 : Tidak Memahami Kebutuhan Pendukung Anda

2. Bagaimana Anda Bertindak
• Kesalahan 15 : Melakukan Poling Sebelum Mengambil Keputusan
• Kesalahan 17 : Tidak Merasa Perlu Disukai
• Kesalahan 18 : Enggan Bertanya Karena Takut Terkesan Bodoh
• Kesalahan 19 : Bersikap Seperti Seorang Laki-Laki
• Kesalahan 20 : Menyatakan Seluruh Kebenaran dan Hanya Kebenaran
• Kesalahan 21 : Terlalu Banyak Menceritakan Masalah Pribadi
• Kesalahan 22 : Terlalu Takut Menyinggung Perasaan Orang Lain
• Kesalahan 23 : Mengingkari Pentingnya Uang
• Kesalahan 24 : Menggoda
• Kesalahan 25 : Mengikuti Kehendak Pecundang
• Kesalahan 26 : Menata Ruang Kerja Seperti Ruang Tamu
• Kesalahan 27 : Menyediakan Makanan
• Kesalahan 28 : Jabat Tangan yang Dingin
• Kesalahan 29 : Hilangnya Kebebasan Finansial
• Kesalahan 30 : Menolong

3. Bagaimana Anda Berpikir
• Kesalahan 31 : Membuat Keajaiban
• Kesalahan 32 : Mengambil Tanggung Jawab Penuh
• Kesalahan 33 : Mengikuti Instruksi dengan Patuh
• Kesalahan 34 : Menganggap Laki-Laki Berwenang Sebagai Figur Ayah
• Kesalahan 35 : Membatasi Peluang Anda
• Kesalahan 36 : Mengabaikan Timbal Balik (Quid Pro Quo)
• Kesalahan 37 : Bolos Rapat
• Kesalahan 38 : Menempatkan Pekerjaan di Atas Kehidupan Pribadi Anda
• Kesalahan 39 : Membiarkan Orang Lain Membuang Waktu Anda
• Kesalahan 40 : Meninggalkan Karier Sebelum Mencapai Sasaran
• Kesalahan 41 : Mengabaikan Pentingnya Jaringan
• Kesalahan 42 : Menolak Penghargaan
• Kesalahan 43 : Berprasangka Buruk
• Kesalahan 44 : Berjuang Meraih Kesempurnaan

4. Bagaimana Anda Memberi Merek dan Memasarkan Diri Anda
• Kesalahan 45 : Gagal Menetapkan Merek Anda
• Kesalahan 46 : Meminimalisasi Pekerjaan Atau Posisi Anda
• Kesalahan 47 : Hanya Menggunakan Nama Panggilan atau Nama Depan Saja
• Kesalahan 48 : Menunggu Dikenali
• Kesalahan 49 : Menolak Tugas-Tugas Bergengsi
• Kesalahan 50 : Berperilaku Sederhana atau Merendah dalam Menunjukkan Kemampuan
• Kesalahan 51 : Tinggal dalam Zona Aman Anda
• Kesalahan 52 : Menyia-nyiakan Gagasan Anda
• Kesalahan 53 : Bekerja dalam Peran atau Bagian Klise
• Kesalahan 54 : Mengabaikan Masukan
• Kesalahan 55 : Tidak Berani Tampil

5. Bagaimana Anda Berbicara
• Kesalahan 56 : Mengarahkan Pernyataan menjadi Pertanyaan
• Kesalahan 57 : Menggunakan Kata Pengantar
• Kesalahan 58 : Menjelaskan
• Kesalahan 59 : Meminta Izin
• Kesalahan 60 : Meminta Maaf
• Kesalahan 61 : Menggunakan Kata-Kata yang Mengecilkan Arti
• Kesalahan 62 : Menggunakan Kata SIfat yang Memperhalus dan Memperlemah Pesan Anda
• Kesalahan 63 : Tidak Menjawab Pertanyaan
• Kesalahan 64 : Berbicara Terlalu Cepat
• Kesalahan 65 : Ketidakmampuan Berbicara dengan Bahasa Bisnis
• Kesalahan 66 : Menggunakan Ungkapan Tanpa Makna
• Kesalahan 67 : Menggunakan Bahasa dengan Penuh Perasaan
• Kesalahan 68 : Memberikan Masukan Negatif Diantara Kedua Masukan yang Positif
• Kesalahan 69 : Berbicara Pelan
• Kesalahan 70 : Beebicara Dengan Nada Lebih Tinggi daripada Biasanya
• Kesalahan 71 : Voice Mail yang Bertele-Tele
• Kesalahan 72 : Gagal Berpikir atau Memberi Jeda Sebelum Menjawab

6. Bagaimana Anda Tampil
• Kesalahan 73 : Salah Melempar Senyum
• Kesalahan 74 : Tidak Memanfaatkan Ruang
• Kesalahan 75 : Gerak Tubuh yang Tidak Konsisten dengan Pesan Anda
• Kesalahan 76 : Terlalu Bersemangat dan Kurang Bersemangat
• Kesalahan 77 : Memiringkan Kepala
• Kesalahan 78 : Tata Rias yang Tidak Pas
• Kesalahan 79 : Tatanan Rambut yang Salah
• Kesalahan 80 : Busana yang Tidak Tepat
• Kesalahan 81 : Menduduki Kaki Anda. Duduklah dengan kedua kaki berpijak di lantai dengan lutut saling bersentuhan. Dalam situasi yang lebih santai, silangkan kaki Anda ke atas lutut. Jangan pernah menduduki kaki Anda yang terlipat.
• Kesalahan 82 : berdandan di Depan Umum
• Kesalahan 83 : Duduk dalam Rapat dengan Tangan di Bawah Meja
• Kesalahan 84 : Menggantungkan Kacamata Baca di Leher
• Kesalahan 85 : Mengenakan Aksesoris Berlebihan
• Kesalahan 86 : Gagal Mempertahankan Kontak Mata

7. Bagaimana Anda Memberi Respons
• Kesalahan 87 : Menginternalisasi Pesan
• Kesalahan 88 : Percaya Bahwa Orang Lain Tahu Lebih Banyak daripada Anda
• Kesalahan 89 : Membuat Catatan, Mengambilkan Kopi, dan Membuat Fotokopi
• Kesalahan 90 : Menoleransi Perilaku yang Tidak Tepat
• Kesalahan 91 : Memperlihatkan Terlalu Banyak Kesabaran
• Kesalahan 92 : Menerima Penugasan Jalan Buntu
• Kesalahan 93 : Mendahulukan Kepentingan Orang Lain di Atas Kepentingan Sendiri
• Kesalahan 94 : Menyangkal Kekuatan Sendiri
• Kesalahan 95 : Membiarkan Diri Sendiri Menjadi Kambing Hitam
• Kesalahan 96 : Menerima Fait Accompli (Keputusan yang lebih dulu diputuskan dan tidak dapat diubah lagi)
• Kesalahan 97 :mMembiarkan Kesalahan Orang Lain Menyulitkan Anda
• Kesalahan 98 : Menjadi Orang yang Berbicara Terakhir
• Kesalahan 99 : Memainkan Kartu Gender
• Kesalahan 100 : Menoleransi Pelecehan Seksual
• Kesalahan 101 : Menangis

Sekian rangkuman dari buku karangan Lois P. Frankel, Ph.D. Semoga sedikit review ini dapat bermanfaat bagi pria dan terutama wanita dalam menunjang kariernya.

Advertisements

One thought on “Review : Nice Girls Don’t Get the Corner Office (101 Kesalahan Perempuan yang Menghambat Karier Mereka) by Lois P. Frankel, Ph.D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s