Yaudah

image

Hari ini aku lagi pengen merempong di dunia maya tentang pikiran orang lain. Terkadang, aku suka sebel sama orang yang sok tau tentang aku. Sok tau hatiku gimana, sok tau perasaanku gimana, sok tau hidupku gimana, sok tau aku gimana… Itu mengganggu banget. Berusaha cuek sudah pasti. Terlalu males emang mau menceritakan hal ke orang lain yang gak bakal paham sama kehidupanku. Tapi… Ya semua itu otomatis masuk ke telingaku tanpa bisa aku filter. Aku disini berusaha mengerti jika berpendapat itu diperbolehkan, tapi mbok yo berpendapat yang secara global aja. Janganlah berpendapat yang sebenernya kamu itu gak tau atau cuma hasil nebak-nebak. Mau di belakang, mau di depan, mau di dalem hati,  menerka-nerka itu adalah hal yang sama sekali gak valid buat jadi suatu kesimpulan.
Emang hari ini lagi receh banget. Lagi males sama banyak orang yang menerka-nerka aku seakan mereka itu adalah aku. Ya coba tanya dulu, urusan jawaban bakal jujur atau enggak kan sudah bukan urusan si penanya. Ini jadi salah satu alasan kenapa aku menjadi orang yang lebih dominan introvert.
Sorry for today gara2 postingan yang gak penting ini. Aku cuma mau nulis aja kok :’)

Hujan.

Hujan. Satu hal yang semesta berikan. Dan aku tidak menyangkal bahwa banyak gadis-gadis diluar sana yang menyukai hujan sama sepertiku. Tentu dengan berbagai macama alasan mengapa mereka menyukai hujan. Sebagian besar karena hujan pernah membuat kenangan indah di masalalu mereka yang tidak dapat mereka lupakan.  Continue reading

Kenapa sih kok suka nulis?

Ada sedikit cerita singkat tentang kebiasaanku yang suka nulis buku harian sejak kelas 6 SD. Awal dari rajinnya aku nulis buku harian, adalah karena iseng. Disaat aku lagi capek membaca buku pelajaran atau bosan mengerjakan pekerjaan rumah, sebagai sarana refreshing, aku menulis banyak hal. Dimulai dari selembar kertas dengan tulisan yang buruk dan tidak beraturan lama kelamaan kertas-kertas itu menumpuk dan tanggal penulisanku juga pencar-pencar. Continue reading